2013

For my future remembrance, for remembering and reminiscing the times in 2013, dan juga demi Anda pembaca blog ini – yang mungkin ga banyak, gw akan coba menuangkan tahun 2013 versi gw di sini.

Seringkali proses dan hasil mengingat-ingat perjalanan setahun ke belakang akan lebih tertitikberatkan pada waktu akhir-akhir. Seperti penulisan buku Steve Jobs oleh Walter Isaacson, lebih detil dan banyak di bagian akhir hidup Jobs. Seperti review orang-orang seusai menonton sebuah film, pasti lebih banyak komentarnya pada endingnya dan pada bagian klimaks sebelum ending. Ini merupakan fenomena unik yang menurut pendapat pribadi gw, ada 2 hal penyebabnya.

Pertama, akan lebih mudah mengingat hal atau peristiwa yang baru terjadi karena masih fresh. Kedua, kalau seseorang tidak berusaha mengingat suatu momen dalam hidupnya, kemungkinan lupa akan lebih tinggi. Makanya, sering kita baca atau dengar seorang pemimpin event besar berkata, “mari kita renungkan sejenak, tanamkan dalam hati dan pikiran kita, bahwa kita pernah berada di sini.” Praktik seperti ini lah yang perlu lebih rajin kita terapkan untuk benar-benar meluangkan tempat khusus dalam ingatan kita akan hal dan momen penting dalam hidup.

2013 menurut versi tulisan gw ini mungkin gak detil dan terurut secara pasti. Banyak hal yang mungkin gw lupakan ketika menulis ini, atau ada beberapa yang sengaja tidak gw tulis. Nevertheless, yang gw tuliskan di sini adalah 2013 yang akan dan ingin gw ingat lagi ketika gw membaca lagi tulisan ini kelak.

2013 in general is a year in which gw mencoret sebagian besar wishlist gw walaupun gw sendiri ga menuliskan apa saja wishlist gw di awal tahun 2013. Oke, lebih baik gw coba cerita langsung aja.

1. Perbaikan paras. Warisan dari 2012 hingga 2013 awal itu gw kembali berjerawat, cukup epic. Seinget gw, gw di 2012 tengah sudah cukup mulus hasil dari berobat ke dokter yang menghabiskan cukup banyak uang untuk laser treatment. Karena sudah merasa mulus itu, gw jadi ga ke dokter lagi. Tapi lalu 2012 akhir, jerawat mulai muncul lagi dan kebawa sampai 2013. Di awal 2013, gw memutuskan untuk ke dokter lagi, dengan anjuran dari Pak Ronald, guru sekolah gw, akhirnya gw berobat ke dokter baru lagi, dengan harapan biaya akan lebih murah. Ternyata lebih mahal. Ditambah lagi, gw yang semakin sadar dan melek akan obat, kemudian mengetahui bahwa salah satu obat oral anti acne yang diresepkan itu ternyata efek negatifnya banyak. Jadilah gw menghentikan pengobatan ke dokter kulit konvensional. Lalu, perbaikan parasnya gimana? Ya. Gw menemukan satu metode sangat mujarab, tanpa obat yang bisa menghilangkan tuntas semua jerawat akut di muka gw. Akupunktur. Sejak tengah 2013, gw sangat rajin akupunktur ke dokter Fanty, semua jerawat di muka gw ditusuk jarum, lalu kata dokternya sih hormon gw juga dirangsang supaya lebih stabil, pencernaan gw juga dirangsang supaya lebih baik sekresi limbah dalam tubuh. Efek yang langsung terasa itu boker gw lebih lancar, sehari bisa 2 bahkan 3 kali sejak rutin diterapi. Selain itu, jerawat gw pun berangsur-angsur hilang dan benar-benar gak balik lagi, ga muncul lagi. Terima kasih klinik tongfang.

2. Vromtu. Di 2013 ini gw dan teman-teman berhasil merilis kembali Vromtu terutama di bagian hutang gw untuk rilis versi iOS nya. Vromtu ini kayak anak bayi kita dari 2010 gitu, digodok-godok, baru 2013 gitu mulai merangkak. Tapi sekarang juga website nya lagi off karena habis. Semua anggota pencetus dan pencipta Vromtu sendiri sangat sibuk. Tapi sebenernya at the back of our mind, Vromtu ini masih mendiami lubuk hati terdalam. 2014, kita gencarkan lagi.

3. Tamasya 2013. Di awal tahun, Januari 2013, gw pertama kalinya tamasya naik kereta api. Tujuannya ke Malang untuk menghadiri resepsi pernikahan teman Informatika 2006 sambil sebelumnya Bromo Trip dulu. Exciting sih, naik kereta sama teman-teman, main kartu, ketawa-ketiwi ga jelas. Bromo trip nya juga lumayan kece, walaupun ga dapet view sunrise di pananjakan.

Tengah tahun, ada Gili Trip. Kembali dengan teman-teman, untuk pertama kalinya, gw ke Gili. Dimulai dengan penerbangan dari Jakarta ke Lombok. Setelahnya dilanjutkan dengan perjalanan boat ke Gili Trawangan. Gili ini cukup unik, ga ada kendaraan bermotor di pulaunya. Kita nginep di 2 tempat. Tapi yang keinget cuma Villa Almariknya doang yang epic. Terus di Gili ini juga gw pertama kalinya nyoba snorkeling dan diving. Seru juga sih, pemandangan bawah lautnya juga kece abis. Satu lagi tempat memorable di Gili ini yang namanya Scally Wags. Makan seafood barbecue yang enak dan epic.

Ketiga, Japan Trip. Trip ke Jepang ini udah direncanakan sama Stanley sejak Desember 2012. Di Januari kita mulai memantapkan plan, di Februari kalo ga salah gw mulai beli tiket pesawat. Japan Trip ini sangat epic. Mungkin jadi pengalaman paling wow di tahun 2013 ini. Dengan kebaikan hati David, gw sama Stanley di Tokyo nginep di kosan David. Diajak jalan-jalan sama David ke Disney Sea, Ageha, Ramen Museum, belanja denim, makan di restoran Kill Bill, makan ramen dan tsukemen paling enak dalam hidup gw, Onsen di Yokohama, gila-gilaan di tengah jalan di Roppongi, di Shibuya, ketawa-ketawa ga jelas, seolah-olah kita lawless. Lanjut ke Kyoto lihat kuil-kuil epic, lanjut ke Kobe makan Kobe beef yang sangat juicy and tender, terakhir ke Osaka, jalan ke Universal Studio dan Namba. EPIC.

Keempat, Jogja Trip sama kantor. Seru nih, nginep di Cangkringan, terus main ke Goa Pindul dan liat Borobudur Sunrise yang mahal gila. Trip ke Jogja biasanya keliling-keliling di kota doang, tapi kali ini nyoba yang baru-baru juga.

4. Day Job. Di 2013 ini rasanya milestone kerjaan di BP banyak ngumpul di paruh tahun kedua. Akhirnya gw beres dan lulus dari Challenge Program. Beberapa activity dan project juga diselesaikan di menjelang penghujung tahun. Setelah lulus Challenge Program gw pindah role yang serba baru dan gw harus belajar lagi semua dari awal. Seru. Lalu di akhir tahun juga gw ditugaskan di Papua yang akan berlangsung terus di 2014 juga. Satu project yang pengen gw share di sini tentang Visualization Room Project. Satu ruangan meeting biasa, diubah jadi satu ruangan dengan layar LED beresolusi tinggi dengan ukuran 140 inch. Keren. Susah dan pelik prosesnya, bahkan di instalasi dan finalisasinya juga banyak banget kendala. Tapi untungnya member tim dan senior-senior gw sangat murah hati dan ringan tangan. Gw belajar banyak banget.

5. Work outside Day Job. Aktivitas di luar Day Job sebenernya ga banyak, tapi seru dan challenging. The Board sama David, sama Bochi sama RGB. Pas ngegarap masing-masingnya, rasanya meluap-luap gitu excitement nya. Dua-dua nya unik, dua-dua nya seru, dua-dua nya bareng temen-temen yang sakti maut. Belum banyak yang bisa gw ceritain sekarang. Yang pasti, seru.

6. Death. Di Desember 2013, dua orang yang signifikan dalam hidup gw meninggal dunia. Pertama Pak Ronald Iskandar, guru gw lagi SMA. Beliau mengajar Bahasa Inggris, mengajarkan cara belajar Inggris dengan rumus-rumus scientific. Guru yang sangat epic. Mengajarkan banyak ilmu hidup juga. Secara teknis, beliau bukan guru di sekolah, tapi gw belajar les di luar sekolah sama beliau. Kebetulan rumahnya deket juga dengan rumah gw. Satu quote dari dia yang keren: “Learning English is like learning physics. You can tell if a person is good at English if he’s good at physics.” – karena menurut beliau, tidak hanya Inggris, tapi belajar bahasa itu intinya hanya vocabulary dan grammar. Vocabulary itu mau tidak mau harus dihapalkan, sedangkan grammar itu pola dan rumusnya bisa diturunkan secara ilmiah, layaknya fisika. Rest In Peace, Pak Ronald.

Kedua, Kaisar. Kaisar Siregar. Teman kuliah di Informatika 2006. Dia merupakah salah satu teman terdekat gw di kuliah. Gw seperjuangan dalam tim lomba dengan dia. Gw jadi doyan nonton serial karena diracunin dia. Dia sering banget ngajak jalan, ngajak nonton, ngajak main. Orangnya pinter banget, rajin walaupun moody, dan dia sekarang udah ga ada. Sedih banget rasanya. Semua temen-temen IF juga berduka banget. Kayanya dia selalu juara atau menang dalam hidupnya. Di kamarnya ada poster bertuliskan “Ical Si Jago Matematika”. Jadi dia sangat ambisius dan ga pengen kalah dari siapa pun. Di perlombaan dan di permainan. Salah satu momen yang gw inget banget tuh dia ngomong, “Gw ga bisa kalo ga liat pesaing kita presentasi penjurian. Gw harus tau kalau pesaing kita itu menang dari kita, gw harus tau gw kalah sama siapa, dan kalau pesaing kita ga lebih bagus dari kita, gw akan lebih yakin dan mantap untuk menang.” Such an arrogant guy, but we won, eventually. Setelah dia pergi ke Belanda juga dia tetap memenangkan beberapa lagi award dan perlombaan kancah dunia. Keren. Gw akan selalu inget gelak tawa kita, gw akan selalu senang dan bangga kalau inget gimana kita menghina-hina orang lain dan membangga-banggakan diri sendiri, gw akan selalu pegang motivasi dan janji gw ke lo, Cal. Rest In Peace, Kaisar.

All in all, mungkin banyak lagi hal-hal yang minute dan spesifik yang ga ketulis. Banyak yang sengaja gw hilangkan atau ga tulis dengan detil seperti patahnya rekor gw gak sakit dan harus ke dokter / rumah sakit sejak 2010 karena di ujung 2013 gw sakit telinga dan backspasm akut.

2013 adalah tahun yang keren dan EPIC. 2014 gw akan buat yang lebih epic lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s