Perjalanan 2010 Seorang Aloysius Adrian

Hei! Mungkin tulisan gw kali ini bakal menjadi tulisan terakhir gw di 2010, dan menjadi tulisan terakhir gw sebagai mahasiswa. Tadinya mau gw tulis full English lagi kaya sebelumnya. Tapi, tes TOEFL itu udah berlalu, dan gw rasa nulis itu yang penting menyampaikan informasi, bukan kepandaian berkata-kata, jadi, ya, beginilah!
Oh ya, buat informasi, TOEFL yang kemarin gw ambil itu IBT, dan dapet score 9* dari 120.

Di tulisan ini akan gw bahas perjalanan setahun ini, tahun 2010. Buat gue, 2010 ini terkesan cepat! Amat cepat! Nuansa cepat berlalunya 2010 juga turut dirasakan beberapa rekan di kala kita membahas perjalanan kita masing-masing di 2010 ini. Salah seorang rekan bahkan menuliskannya pada blognya di sini.

Dua poin yang kita berdua rasakan menjadi penyebab kenapa tahun 2010 terasa cepat. Pertama adalah kompetisi yang kami berdua ikut serta. Microsoft Imagine Cup 2010. Kompetisi ini benar-benar menyita pikiran serta tenaga gue hampir paruh awal tahun 2010 ini. Sebenarnya proses pengerjaan dan persiapan kompetisi ini sudah berlangsung dari November 2009, hanya saja 2009 kan gak masuk itungan. Proses persiapan selama hampir 8 bulan itu benar-benar membuat paruh awal 2010 itu tidak terasa telah terlalui.

Sekitar bulan Juli 2010, ketika euforia kompetisi telah pudar, gue disadarkan akan Tugas Akhir yang belum dijamah sejak Januari 2010. Ya. Gue bener-bener gak nyentuh TA gue selama kompetisi itu. Paling sekali-sekali lah bener-benerin typo, layout, dan bolak-balik konsultasi sama pembimbing tanpa sempat menjamah dokumen TA. Jadi, ketika harus kembali menggarap TA, gue bener-bener semrawut. Kebetulan bulan Juli itu teman-teman seangkatan sudah ada yang di wisuda juga, dan itu menjadi tamparan bagi gue yang belum lulus.
“Lah, wong masuknya barengan, tapi kok keluarnya gak bareng?” tanya beberapa kerabat
“Hei! Itu pilihan hidup gue buat nunda kelulusan!” jawaban gue kerap kali ditanya hal demikian. Gue padahal ngerasa kalut juga, tapi setidaknya gue masih bisa ngejawab pertanyaan menjatuhkan mental itu dengan jumawa.
Jadi, selama Juli hingga September (bulan saat gue disidang), gue sibuk nuntasin TA. Ngetik dokumen, dan utak-atik perangkat lunak yang jadi studi kasus di TA gue itu. Skip ke Oktober.

Jadi, gue baru merasakan perjalanan normal di 2010 itu sejak Oktober, yang mana pada saat itu, gue bener-bener udah jadi pengangguran. Mau ngelamar kerja, tapi kok masih setengah hati ya, rasanya pengen bikin perusahaan sendiri aja. Pengen daftar bea siswa S2, tapi waktu itu cari-cari info kok masih lama buka lowongannya. Pengen ngembangin passion, tapi belum ada ‘kick’ nya. Jadi kehidupan di bulan Oktober itu lebih banyak dihabiskan di kamar dan di gymnasium, selain di kampus untuk download-download super kencang dan bercengkrama dengan rekanrekan sesama pengangguran🙂

Bulan November kurang lebih banyak di isi proses jobseeking dan menjawab panggilan wawancara dan tes dari beberapa perusahaan. Ada yang gw pengen kerja di sana, eh gw ditolak. Ada yang gak terlalu pengen, eh gw diterima.. Ada juga yang pengen di awal, pas dipending ngerasa kecewa, tapi pas dipanggil malah gw tolak juga. Bahkan yang masih ngontak gue berkali-kali buat ngebujuk gue join ke perusahaan mereka walaupun gw udah resmi di hire perusahaan yang lain.. Untungnya di bulan Desember, mungkin Tuhan sudah menunjukkan jalan buat gw, dan akhirnya gw berusaha betul-betul menikmati saat-saat hidup nganggur, di Bandung, yang tinggal sedikit ini.

Kurang lebih demikianlah perjalanan 2010 versi Aloysius Adrian. Gimana dengan versimu?

One thought on “Perjalanan 2010 Seorang Aloysius Adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s