Friend in need is Kambing indeed

Ayte, it has been long since my last post. Reasons are : I was stuck in between exams, and also my project. Nonetheless, read on.
Jadi, gw baru menyadari beberapa hal yang cukup seru. Pertama tentang adik gw. Adik gw yang paling bungsu, paling disayang bokap nyokap berakibat anak itu jadi agak sombong bahkan besar kepala. Gapapa lah, masih ada waktu untuk ‘mendisiplinkan’ dia. But he is nice and tough. Anyway, ternyata adik gw tau tentang beberapa hal yang seharusnya anak- anak di usia lebih dewasa dari dia yang tau. Ini bukan hal yang berbau pornografi atau kekerasan, tapi kedogolan. Kedogolan Raditya Dika si Kambing Jantan. Kaget? Ya, sama gw juga kaget ketika ternyata dia membaca komik kambing jantan di kamar gw. Sebenernya gw gak terlalu peduli juga dia baca. Gw ngeliat dia baca komik itu di kamar gw selagi gw membaca slide2 perkuliahan yang diujikan 2 minggu silam. Ya gw biarin aja deh emang dia hobi baca komik. Gw juga hobi baca komik. Kita semua senang baca komik.Gw kira dia gak bakal ngerti isi komik gak jelas itu sampai tadi siang ketika gw jemput dia dari sekolah. Di mobil tiba – tiba dia nanya “Kak, inget Sharon gak?” “Hah? Sharon sapa?” gw jawab. Ternyata sharon yang adik gw maksud adalah tokoh di komik kambing jantan. Gw sontak kaget dan coba bertanya lebih lanjut tentang pengetahuan dia yang belum cukup dogol untuk mencerna komik itu. Ternyata dia hapal every conversation written in that foolish comic! Mulai dari Dajjal Harianto sampai Jimi Kendrix di Bulu Ketiak Jie Hye. Oh my God! Memang gw udah sering denger pepatah berbunyi, “di kala terjepit, kemampuan manusia dapat melebihi kapabilitasnya” Ok gak nyambung. Tapi sungguh hebat bukan efek komik kambing jantan? Gak Cuma itu. Adik gw bahkan mempraktekan beberapa kejadian yang menurut gw Cuma ada di komik itu, yakni mengucapkan “Uga bugaaa..” berulang – ulang ketika dia merakit Lego. Sungguh miris.
–apa tulisan ini gw ikutkan ke kontes si Dikung aja ya?

Next thing is, I just realize that I have a friend in common. It has been 2.5 years and I just realized it now. Friend in need is friend indeed. Okay, Im in need, my friend!

One thought on “Friend in need is Kambing indeed

  1. kzcl says:

    emg itu komik merusak generasi muda anak bangsa…
    haha…
    gpp loy adek lu diajarin nge slapstick dari awal…
    biar bisa mengikuti jejak sang kaka…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s