Great Partnership

Entah mengapa, hasrat yab-blog gw lagi ON malem ini. Mungkin karena gw udah merasa bebas dari stress. Gw juga lagi nungguin katanya temen gw ada yang mau post blog nya malem ini. Kita liat aja..

One more thing I’d like to talk about in this second-blog-of-the-day adalah tentang kepiawaian Steve Jobs, and how it affects my thought. Jadi gw kemarin-kemarin nonton klip2 singkat dari youtube mengenai Steve Jobs. Banyak sekali ide, pelajaran, dan contoh yang bisa diambil dari tokoh satu ini. Di sini gw belum akan bahas ttg kepiawaian beliau dalam presentasi, we’ll save that for later, gw akan bahas tentang klip yang gw tonton ini. Jadi klip-klip ini merupakan rekaman sebuah event tahun 2007 silam, event talk show tentang teknologi, di mana pembicaranya adalah Steve Jobs dan Bill Gates. Sungguh memukau! Walaupun berdasarkan fakta yang ada mereka merupakan rival, mereka gontok2an, mereka berlomba untuk menjadi yang terbaik (hampir lebih dari separuh hidup mereka) , tapi terlihat mereka begitu akrab layaknya teman masa kecil, yang sekarang telah menjadi raksasa dunia, dan masih tetap bercengkrama layaknya teman akrab. Sungguh mengagumkan. Isi dari klip ini mungkin akan gw post nanti. Yang mau gw bahas di sini, seperti yang gw bilang di awal adalah ttg Steve Jobs.
Di talkshow itu, Jobs berulang kali mengeluarkan statement yang mirip. Di buku Apple way juga disinggung ttg ini. Di speech dia di Stanford graduation juga menyinggung tentang ini. Sebenernya apa sih?
Alasan dia bekerja dengan gigih selama di Apple, bahkan selama tidak di Apple (beliau pernah keluar Apple dan secara mandiri mengembangkan NeXT dan PIXAR) adalah passion. Yah, memang bukan hal yang baru. Tapi yang menarik di sini adalah bahwa passion yang dia jabarkan bukan passion untuk mengubah dunia atau passion,ambisi untuk menjadi yang terbaik, atau passion untuk mengumpulkan uang. Tapi passion beliau adalah bahwa dia (Jobs said “they”-which refers to people who works with him) setiap hari datang kerja dengan passion yang sama tiap harinya, yakni bahwa dia terdorong akan pikiran dia yang menyatakan bahwa masa depan dapat mereka raih. Mereka sudah tau cara untuk mengungkapkan masa depan. (maskudnya barang – barang / teknologi yang belum ditemukan, dan sedang dikembangkan Apple) Walaupun mereka tau di tengah – tengah perjalanan hidup dan pekerjaan untuk mencapai goal itu sering terjadi hambatan dan kegagalan, tapi karena mereka sudah punya visi yang sama, bahwa mereka dapat menggapai masa depan teknologi yang lebih baik, dan mereka ingin berpartisipasi, inilah yan gmenjadi passion mereka. Sungguh mendalam makna nya. You have to watch Jobs says this himself.
Kedua adalah bahwa Jobs sangat memuja dan memuji rekan – rekan pekerja di Apple. Dia bilang berulang kali juga bahwa di sangat bersyukur telah dapat kesempatan dan pengalaman untuk bekerja bersama orang – orang terhebat, grup kerja terhebat di dunia untuk bersama – sama mengejar passion mereka masing – masing. Ini menurut gw merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Steve Jobs untuk rekan kerja nya di Apple. Keren banget. Sumpah. It is a very great talkshow.
Yah, memang sih Jobs terkenal temperamental. Di film pirates itu juga banyak adegan dimana Jobs marah – marah pada bawahannya, dia melecehkan pekerja baru, dan dia marah – marah ke Bill Gates. Tapi tetap saja, bagi Jobs, pekerja – pekerja di Apple lah yang telah bersama – sama dia meraih sukses sejauh ini, dan Jobs mengatakan bahwa dia sangat bersyukur akan ini.

These make me think of a lot of things. Visi baru, kejaran baru. Untung UTS udah kelar. Bisa mulai nyicil langkah baru dan semangat baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s