Battery

Hari yang panas, dan menjemukan. Padahal hari ini Minggu, dan bulan Agustus pula, yang berarti sebenarnya bulan yang penuh berkah🙂

Karena gak ada kerjaan, gw browsing2 aja liat2 info seputar macbook – yay, im a new macuser! – dan gw menemukan banyak hal yang menarik seputar macbook, bahkan mungkin notebook pada umumnya.

Hal ini mungkin bukan hal baru, tapi gw sendiri baru menyadarinya dan mungkin di antara Anda ada yang belum pernah baca ttg ini, atau belum tau, atau udah pernah denger tapi gak begitu peduli, well, might this post help!

Battery pada laptop. Ya, hal ini memang kurang mendapat perhatian dari gw, tapi setelah baca-baca forum2 mac yang ada, gw menyadari betapa pentingnya kita concern ttg battery. Satu hal yang paling penting adalah, kalau lagi menjalankan notebook, dan merasa battery telah fully-charged, jangan pernah mencabut battery laptop Anda sembil menjalankan laptop, atau singkatnya, jangan jalankan laptop hanya dengan supply listrik, tanpa pasang battery, karena ini akan merusak – sangat merusak – logic board mac Anda, atau mother board laptop Anda! Logikanya adalah, tanpa battery, arus listrik akan langsung masuk ke motherboard dan bayangkan bila arus listrik naik-turun! Bayangkan battery Anda sebagai sebuah resistor yang berfungsi menahan arus listrik dan mengkondisikan arus listrik yang masuk ke arah motherboard menjadi stabil.
Pernah terjadi seblumya, laptop salah seorang teman, rusak karena saya. Memang waktu itu eksekutornya saya (yang menyebabkan jadi jeprut), tapi di balik semua itu, ternyata memang laptopnya itu battery nya rusak, jadinya laptopnya langsung aja dicolok ke listrik, nah tiba-tiba listrik padam, dan begitu dicoba dinyalakan lagi memang udah rusak tuh laptop. Setelah ditilik lagi, ternyata memang battery rusak karena arus listrik di rumahnya itu naik-turun, unstable, bayangkan, battery aja rusak, apalagi motherboard kena arus unstable, jeprut lah!

Hal berikutnya yang penting lagi adalah kalau seudah dicharge penuh, mungkin ada yang mencabut chargernya, ada juga yang tetap dicolok ke laptop. Mana yang benar? sebetulnya 22nya benar, Anda tidak perlu takut battery akan overcharged bila seudah penuh tetap tercolok ke listrik karena battery tidak akan terisi lagi, battery gunanya hanya sebagai penyetabil arus. Dan battery tidak akan rusak bila terus dicharge walaupun sudah penuh. Ini era nya battery lithium-ion bung! udah canggih!

Sebetulnya masih banyak hal spesifik lagi seputar battery, tapi silakan anda cari sendiri info2 lainnya di sini.

Kesimpulannya adalah jangan jalankan laptop tanpa battery alias terhubung langsung ke listrik, kedua, jangan takut untuk menjalankan laptop tetap terhubung ke listrik walaupun battery telah terisi penuh.
Ingat, memang banyak faktor yang menyebabkan barang elektronik rusak, tapi faktor terbesar penyebabnya adalah kesalahan user. Memang barang elektronik tidak mudah diprediksi, tapi, lebih baik safeplay aja toh?

Hope this helps!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s